Apa itu TOTAL BAN?

Total ban adalah gerakan advokasi.

Kenapa iklan, promosi, dan sponsor rokok harus dilarang?

Karena selama ini, paradigma yang muncul di masyarakat bahwa untuk mencegah anak merokok adalah dengan melarang anak merokok.

Bagaimana mungkin membuat anak tidak merokok, apabila setiap saat mereka dijejali oleh banyak iklan rokok. Mereka terpapar iklan dan promosi rokok setiap kali mereka menolehkan kepala.

Di setiap aktivitas mereka, tidak terlepas dari rokok. Pentas seni, konser musik, beasiswa, perlombaan, olahraga, kegiatan menjadi wahana industri rokok membidik anak-anak. Bahkan seringkali ditemukan adanya pembagian rokok gratis untuk anak-anak di acara-acara tersebut. Temuan di lapangan pun membuktikan bahwa industri rokok menjadikan anak dan remaja sebagai sasaran iklan dan promosi produknya.

Inti dari iklan, promosi, dan sponsorship yang dilakukan industri rokok adalah membentuk image positif tentang rokok yang bermuara pada dikonsumsinya rokok oleh anak-anak dan remaja sebagai bentuk pengganti para perokok yang sudah mati


 

Press Release Forum Nasional Aliansi Total Ban

Anak Merokok karena Iklan Rokok

Rabu, 16 April 2008 | 12:01 WIB

JAKARTA,RABU - Iklan rokok dianggap sebagai kendala utama dalam pencegahan dampak bahaya rokok terhadap anak-anak. Penelitian Komnas Perlindungan Anak tahun 2007 menunjukkan bahwa 91,7% remaja berusia 13-15 tahun di DKI Jakarta merokok karena didorong oleh pengaruh iklan.

Musik Sonder Rokok

Rabu, 06 Agustus 2008 | 23:01 WIB
Majalah TEMPO, Jakarta:

Saya tidak mendorong anak-anak di dunia untuk merokok. Begitulah sosok Alicia Keys. Ia tidak hanya fasih membawakan musik Afro-Amerika, tapi juga tegas dalam bersikap.

Forum Anak Tolak Segala Bentuk Iklan Rokok

Jakarta-Sekitar 50 anak yang tergabung dalam Forum Anak Bebas Tembakau (FABT) menggelar unjuk rasa menolak segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor dari industri rokok terkait Hari Tanpa Tembakau se-Dunia, Sabtu (31/5).

Di sini rokok, di sana rokok, di mana iklannya rokok. Di sini iklan, di sana iklan, di mana-mana iklannya rokok. Larang iklannya, larang sponsornya, jangan lupa larang promosinya,? dinyanyikan oleh para pengunjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, Sabtu pagi ini.

Perlu Perlindungan Anak dari Tembakau

1 Agustus 2008 - 13:24 WIB
Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia, Jakarta - Merebaknya iklan dan promosi rokok di Indonesia berdampak negatif terhadap kehidupan anak. Kondisi ini diperparah tidak adanya aturan mengikat pemerintah melindungi warga negara, khususnya anak, dari bahaya tembakau. Akibatnya, perusahaan rokok berlomba memanfaatkan berbagai sarana promosi sebagai ajang sosialisasi rokok kepada remaja.

Komnas Perlindungan Anak Nyatakan Perang Terhadap Iklan Rokok

Reporter : Edwin Tirani 

JAKARTA--MI: Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan perang terhadap segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok. 

Sekjen Komnas PA Aries Merdeka Sirait mengatakan perang ini, antara lain, dengan mendesak berbagai lembaga terkait untuk melarang segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok. 

Syndicate content